Friday, October 15, 2010

PENGAWET PARABEN ITU MUTAGENIK ALIAS MENYEBABKAN MUTASI



Ditariknya produk satu merk mie instan asal Indonesia dari pasaran Taiwan memunculkan heboh jenis senyawa yang ada di dalamnya. Kontroversi tentang senyawa ini pun muncul dimana-mana. Hampir semua stasiun TV di Indonesia dan mass media juga tidak ketinggalan memperdebatkannya. Tulisan ini tidak bermaksud menmbah panjang perdebatan, namaun sekedar memberikan informasi dari beberapa sumber tentang senyawa ini.

Wikipedia, menguraikan Methyl-p-hidroxybenzoat sebagai berikut :

Methylparaben, also methyl paraben, one of the parabens, is a preservative with the chemical formula CH3(C6H4(OH)COO). It is the methyl ester of p-hydroxybenzoic acid.

Sumber lain menulis :

Hazards Identification

Emergency Overview , As part of good industrial and personal hygiene and safety procedure, avoid all unnecessary exposure to the chemical substance and ensure prompt removal from skin, eyes and clothing.

Potential Health Effects

Inhalation: High concentrations of dust may cause sore throat, coughing and difficult breathing. Ingestion: Large doses may produce gastric upset. Skin Contact: May cause irritation. Paraben sensitization may occur especially when substance is applied to broken or damaged skin. Eye Contact: May cause irritation, redness and pain. Chronic Exposure: No information found. Aggravation of Pre-existing Conditions: No information found.

Toxicological Information

Oral rat LD50: 2100 mg/kg; investigated as a mutagen


Meskipun penulis belum menemukan literatur tentang penguraian senyawa ini dalam tubuh, , namun dari nama esternya, methyl-para hydroksibenzoat berarti ester ini terbentuh dari Methyl-alkohol (methanol) dan Asam Para hydroksi Benzoat. Jadi hidrolisis utama senyawa ini adalah menjadi senyawa alkohol methanol dan senyawa karboksilat aromatik para-hydroksibenzoat. Penguraian lebih jauh kemungkinan bisa menjadi asam formiat (asam semut) dari gugus karboksilatnya, dan gugus Phenol.



Methanol

Metanol, juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alcohol atau spiritus, adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada "keadaan atmosfer" ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Ia digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri.

Metanol diproduksi secara alami oleh metabolisme anaerobik oleh bakteri. Hasil proses tersebut adalah uap metanol (dalam jumlah kecil) di udara. Setelah beberapa hari, uap metanol tersebut akan teroksidasi oleh oksigen dengan bantuan sinar matahari menjadi karbon dioksida dan air.

Reaksi kimia metanol yang terbakar di udara dan membentuk karbon dioksida dan air adalah sebagai berikut:

2 CH3OH + 3 O2 → 2 CO2 + 4 H2O Api dari metanol biasanya tidak berwarna. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati bila berada dekat metanol yang terbakar untuk mencegah cedera akibat api yang tak terlihat.

Karena sifatnya yang beracun, metanol sering digunakan sebagai bahan additif bagi pembuatan alkohol untuk penggunaan industri; Penambahan "racun" ini akan menghindarkan industri dari pajak yang dapat dikenakan karena etanol merupakan bahan utama untuk minuman keras (minuman beralkohol). Metanol kadang juga disebut sebagai wood alcohol karena ia dahulu merupakan produk samping dari distilasi kayu. Saat ini metanol dihasilkan melului proses multi tahap. Secara singkat, gas alam dan uap air dibakar dalam tungku untuk membentuk gas hidrogen dan karbon monoksida; kemudian, gas hidrogen dan karbon monoksida ini bereaksi dalam tekanan tinggi dengan bantuan katalis untuk menghasilkan metanol. Tahap pembentukannya adalah endotermik dan tahap sintesisnya adalah eksotermik

Toxicological Information

Methyl Alcohol (Methanol) Oral rat LD50: 5628 mg/kg; inhalation rat LC50: 64000 ppm/4H; skin rabbit LD50: 15800 mg/kg; Irritation data-standard Draize test: skin, rabbit: 20mg/24 hr. Moderate; eye, rabbit: 100 mg/24 hr. Moderate. Investigated as a mutagen, reproductive effector



Keracunan Metanol Sulit Diobati. Menurut dosen farmakolo-gi dan toksikologi di Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Joseph Sigit, keracunan metanol tak bisa ditangkal atau diobati dengan mudah. Kasus kematian tiga teknisi pesawat Sukhoi asal Rusia di Makassar beberapa hari lalu, kata Sigit, ada kemungkinan karena mereka meminum metanol yang dicampur dengan alkohol. Sebelumnya diberitakan, kepolisian menduga kematian tiga teknisi pesawat Sukhoi asal Rusia, yaitu Aleksander Poltorak, Serega Vo-ronin, dan Victor Safonov, akibat keracunan metanol atau spiritus.

Kompas.com 15 September 2010 menulis ,"Hasil penelitian Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri terhadap organ tubuh tiga teknisi asal Rusia yang bertugas merakit tiga pesawat Sukhoi di Makasar, Sulawesi Selatan, menyimpulkan bahwa ketiganya tewas akibat keracunan methanol. Kesimpulan itu didapat setelah pihak Labfor Polri meneliti organ otak, hati, paru kiri dan kanan, serta cairan lambung tiga teknisi."

"Dari hasil pemeriksaan texiologi ditemukan methanol di seluruh organ tubuh ketiga jenazah. Kami dapat menyimpulkan bahwa penyebab kematian karena keracunan methanol, " kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri Brigjen (Pol) Musadek di Mabes Polri, Rabu

Methanol sering dikatagorikan :POISON! DANGER! VAPOR HARMFUL. MAY BE FATAL OR CAUSE BLINDNESS IF SWALLOWED. HARMFUL IF INHALED OR ABSORBED THROUGH SKIN. CANNOT BE MADE NONPOISONOUS. FLAMMABLE LIQUID AND VAPOR. CAUSES IRRITATION TO SKIN, EYES AND RESPIRATORY TRACT. AFFECTS CENTRAL NERVOUS SYSTEM AND LIVER.



Asam Formiat (Asam Semut)

Asam format (nama sistematis: asam metanoat) adalah asam karboksilat yang paling sederhana. Asam format secara alami terdapat pada antara lain sengat lebah dan semut. Asam format juga merupakan senyawa intermediat (senyawa antara) yang penting dalam banyak sintesis kimia. Rumus kimia asam format dapat dituliskan sebagai HCOOH atau CH2O2.

Di alam, asam format ditemukan pada sengatan dan gigitan banyak serangga dari ordo Hymenoptera, misalnya lebah dan semut. Asam format juga merupakan hasil pembakaran yang signifikan dari bahan bakar alternatif, yaitu pembakaran metanol (dan etanol yang tercampur air), jika dicampurkan dengan bensin. Nama asam format berasal dari kata Latin formica yang berarti semut. Pada awalnya, senyawa ini diisolasi melalui distilasi semut. Senyawa kimia turunan asam format, misalnya kelompok garam dan ester, dinamakan format atau metanoat. Ion format memiliki rumus kimia HCOO−.

Efek pada Manusia: Asam format berbahaya mengiritasi kulit, mata, dan selaput lendir dan juga mungkin beracun ke ginjal.Pekerja yang terpapar asam format di sebuah pabrik tekstil mengeluh mual pada konsentrasi asam formiat rata-rata 15 ppm [NLM 1992].

Konsentrasi serendah 32 mg / l mungkin korosif, namun, larutan encer asam format 10 persen ternyata tidak korosif [Clayton dan Clayton 1982]. keracunan Akut, asam formiat menyebabkan korosi pada kulit, mata, dan selaput lendir pada tenggorokan, mulut, dan kerongkongan dan mungkin terkait dengan komplikasi seperti kolaps kardiovaskular dan kerusakan iskemik pada hati, jantung dan ginjal, pembengkakan saluran udara , dan gangguan pernapasan. menelan menyebabkan ulserasi pada saluran pencernaan, yang menghasilkan perforasi dan peritonitis dan akhir parut pada struktur dari saluran pencernaan yang, pada gilirannya, menghasilkan hambatan yang memerlukan perbaikan bedah [Gosselin 1984].

Seorang pekerja memercik di wajah dengan asam format yang dikembangkan gangguan pernapasan dan kesulitan dalam menelan, dan meninggal dalam waktu 6 jam [Hathaway et al. 1991]. 1991]. Other reports indicate that splashes of formic acid in the eye have caused permanent clouding of the cornea, with loss of visual acuity. Laporan lain menunjukkan bahwa cipratan asam format dalam mata telah menyebabkan kekeruhan kornea permanen, dengan hilangnya ketajaman visual. In one case, the injury required removal of the affected eye [Grant 1986].

Dalam satu kasus, yang diperlukan penghapusan cedera mata terkena [Grant 1986]. kronis penyerapan asam format dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, yang ditandai dengan albuminuria dan hematuria [NLM 1992]. kontak kulit kronis dapat menyebabkan dermatitis sensitisasi, terutama pekerja sebelumnya peka terhadap formaldehid [NLM 1992].

Phenol/Karbol


Phenol merupakan derivat benzene dengan substitusi satu gugus H dengan gugus hidroksil (-OH), senyawa phenol dalam kehidupan sehari-hari dikenal dengan nama karbol, yang larutannya digunakan sebagai antiseptik WC/toilet.




Toksisitas Phenol

Phenol and its vapors are corrosive to the eyes, the skin, and the respiratory tract.[14] Repeated or prolonged skin contact with phenol may cause dermatitis, or even second and third-degree burns due to phenol's caustic and defatting properties.[15] Inhalation of phenol vapor may cause lung edema.[14] The substance may cause harmful effects on the central nervous system and heart, resulting in dysrhythmia, seizures, and coma.[16] The kidneys may be affected as well. Exposure may result in death and the effects may be delayed. Long-term or repeated exposure of the substance may have harmful effects on the liver and kidneys."[17] There is no evidence to believe that phenol causes cancer in humans.[18] Besides its hydrophobic effects, another mechanism for the toxicity of phenol may be the formation of phenoxyl radicals.[19]

Chemical burns from skin exposures can be decontaminated by washing with polyethylene glycol,[20] isopropyl alcohol,[21] or perhaps even copious amounts of water.[22] Removal of contaminated clothing is required, as well as immediate hospital treatment for large splashes. This is particularly important if the phenol is mixed with chloroform (a commonly-used mixture in molecular biology for DNA & RNA purification from proteins).

Jika penguraiannya seperti di atas, maka pengaruh bagi manusia yang mengkonsumsi tergantung dari 3 senyawa hasil penguraian ini : Methanol, Asam Formiat dan Karbol.

Dari data yang berasal dari salah satu referensi di atas, senyawa Paraben ini bersifat Mutagen. Bersifat Mutagen artinya senyawa ini dapat mengakibatkan mutasi. Meski demikian, jenis mutasi apa memang tidak dijelaskan. Seperti kita ketahui, ada berbagai jenis mutasi seperti Mutasi Kromosom danm Mutasi Gen (Point Mutation) tetapi jika mengakibatkan kerusakan DNA maka informasi-informasi genetika dari konsumen yang seharusnya mejadi berubah pada turunannya.

Informasi toksikologi Paraben menunjukan bahwa senyawa ini memiliki LD50 pada pemberian oral pada hewan percobaan tikus, sebesar 2100 mg/kg. Informasi ini memberikan gambaran bahwa dengan pemberian per oral (melalui mulut) sebesar 2100 mg tiap kilogram berat badan, mengakibatkan 50 % tikus-tikus percobaan itu mati.

Untuk lebih mendapatkan gambaran yang jelas tentang senyawa ini, penulis sarankan untuk mencari bahan-bahan, referensi-referensi yang lengkap tentang senyawa ini. Sebelum jelas, ada baiknya kita tidak mengambil resiko, lebih baik sedia payung sebelum hujan.

Jadi jika Taiwan menarik Indomie dari pasaran untuk melindungi konsumenya, itu wajib, jika alasannya untuk melindungi produk perusahaannya dari persaingan,itu juga Harus !. Pemerintah yang tidak melindungi rakyatnya atau perusahaan dalam negerinya itu justru Pemerintah Yang Tidak Bertanggung Jawab. Jangan Karena ingin dipuji WTO rakyat jadi korban

Untuk membersihkan Berbagai Toksik dalam tubuh yang membahayakan, tersedia herbal alami, aman, halal dan manjur yang telah terbukti 5000 tahun dalam pengalaman empirik. bagi yang berminat, silakan hubungi kami.

Sunday, October 10, 2010

PENYEMBUHAN KANKER/TUMOR DENGAN PRODUK BIOTEKNOLOGI

Semua produk yang dijelaskan di bawah ini adalah produk resmi/legal, aman, halal berdasar sertifikat dari yang berwenang seperti : International Standard Organization (ISO), Food and Drug Administration (FDA - USA), BP POM DEPKES RI, MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan telah teruji lebih dari 5000 tahun dalam pengalaman empirik.

CHITOSAN



Persentase khasiat chitin dalam Kapsul Chitosan Tiens untuk melepaskan asetil mencapai 85%, kemurniannya relatif lebih tinggi, kualitasnya stabil, merupakan suplemen kesehatan mekanisme yang paling baik bagi manusia moderen. Pemasarannya sangat luas mencakup Rusia, Afrika Selatan, Amerika dan berbagai negara dan daerah. Kapsul Chitosan merek Tiens menggunakan teknologi teknik biologis masa kini, di mana produk yang diperoleh dari chitin menjalani serangkaian proses yang mendalam, sehingga produk ini mempunyai fungsi menunda penuaan, mengaktifkan sel tubuh, meningkatkan imunitas, mengatur fungsi organ tubuh, melindungi liver dan mengurai toksin, berfungsi menjernihkan � sampah � di dalam tubuh. Produk ini telah mendapat perhatian dan sambutan berbagai kalangan.

1. Menghambat tumor

Chitosan berfungsi memperkuat imunitas dan mengaktifkan sel limpa, dapat mempertinggi nilai PH cairan tubuh, sehingga tercipta lingkungan bersifat basa, memperkuat kekuatan sel limpa dalam melawan sel tumor, meningkatkan fungsi dalam membasmi sel kanker. Dalam penelitian tumor, ditemukan bahwa chitosan mempunyai fungsi menghambat sel tumor, pada waktu bersamaan mengaktifkan mekanisme imunitas tubuh, dan mendorong pankreas memproduksi sel T limpa. Pada penyakit kanker, yang menakutkan adalah sifat metastatisnya, khasiat chitosan dalam mengendalikan kanker metastatis telah terbukti dengan berbagai cara yang diteliti para ilmuwan kedokteran biologis berbagai negara, dan telah mencapai kesuksesan dalam uji klinis yang bersangkutan. Chitosan juga mempunyai keistimewaan untuk menempel dengan ion yang menempel pada permukaan sel kulit dalam pembuluh darah, dapat menolak menempelnya sel tumor dengan sel kulit dalam pembuluh darah. Berkhasiat mencegah serangan periferi jaringan kanker.

2. Memperkuat mekanisme liver

Chitosan dapat menghambat penyerapan kolesterol di dalam saluran usus, untuk mengurangi kepekatan kolesterol dalam plasma darah, sehingga kolesterol tidak dapat mengendap di dalam liver, agar dapat mengurangi adanya kolesterol tak baik di dalam liver. Begitu liver terasa tak nyaman, selalu telah mengalami cidera serius, sedangkan chitosan dapat berfungsi menghambat peningkatan nilai kolesterol di dalam plasma darah, sehingga dapat mencegah timbulnya liver berlemak.

3. Mencegah diabetes

Patologi dasar diabetes adalah kekacauan metabolisme yang timbul karena sekresi insulin secara mutlak atau secara relatif tidak mencukupi. Sewaktu tubuh manusia berada dalam keadaan basa, maka dapat meningkatkan persentase penggunaan insulin, pada waktu bersamaan dapat mengatur pengasaman cairan tubuh yang timbul karena asam organik yang diurai dan diproduksi oleh lemak dalam tubuh pada penderita diabetes. Chitosan mempunyai daya serap lebih kuat, mempunyai volume tertentu di dalam saluran usus, dapat mengurangi penyerapan zat gula dalam makanan, menurunkan dan menunda nilai puncak gula darah, dengan demikian dapat mencegah timbulnya diabetes.

4. Menurunkan tekanan darah, mencegah arterosklerosis

Chitosan dapat mengurangi penyerapan ion klorin dalam tubuh, dalam keadaan fungsi asam lambung dapat membentuk gen ion positif pada muatan listrik positif, menyatu dengan ion klorin, menurunkan kepekatan ion klorin dalam gula darah, sehingga meningkatkan pengembangan pembuluh darah, dengan demikian dapat menurunkan tekanan darah. Juga dapat menyebabkan kolesterol tidak menempel pada dinding pembuluh darah, mencegah timbulnya arterosklerosis.

5. Menyerap logam berat dan mengeluarkan dari tubuh: chitosan yang membawa ion positif dapat menyerap logam berat dan mengeluarkannya dari dalam tubuh, sehingga mengurangi endapan logam berat di dalam tubuh, menjaga kesehatan dengan menjaga keseimbangan penguraian listrik di dalam tubuh.

6. Memperbaiki mekanisme pencernaan:

Chitosan dapat meningkatkan fungsi bakteri berguna dalam melawan bakteri, meningkatkan perkembang-biakan bakteri berguna di dalam saluran usus, memperbaiki fungsi saluran usus, sehingga tubuh dapat secara efektif menyerap gizi.

7. Kapsul Chitosan Tiens akan memberi sumbangan sangat besar dalam mengaktifkan sel tubuh, meningkatkan imunitas, menunda penuaan, mengatur organ tubuh, melindungi liver dan mengurai toksin.


Cordycep Sinensis



Berdasarkan hasil penelitian kedokteran modern, Cordyceps dapat memperbaiki kemampuan mekanisme sel struktur ginjal, melancarkan pengeluaran air seni, mengurangi dan memperbaiki penyakit pembuluh halus dan gelembung-gelembung ginjal, juga memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh pemakaian obat - obatan. Menekan infeksi kronis dan penyakit darah phosphor tinggi.

Secara efektif mengendalikan semakin parahnya gejala keracunan air seni. Juga bermanfaat untuk pegal pinggang lemah tungkai, ejakulasi dini, sering kencing malam, lemah ginjal dan lemah paru-paru.

Terhadap Darah :

1. Tidak mengandung hormon maupun zat perangsang.

2. Menekan terjadinya trombosit (sampai > 48%).

3. Terhadap penyakit darah, penyakit kulit bercak ungu yang dipicu oleh masalah trombosit.

Terhadap Daya Tahan Tubuh :

2. Fungsi pengatur kekebalannya bersifat dua arah, selain bisa meningkatkan kekebalan tubuh manusia, juga memberikan daya pengendalian kekebalan bagi orang yang mempunyai kekebalan berlebih.

3. Cordyceps juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan bisa berfungsi sebagai anti biotik alami, serta bisa membantu tubuh melawan kanker dan tumor, meningkatkan daya tahan tubuh serta menurunkan peradangan

Terhadap Virus dan racun dalam tubuh :

1. Cordyceps adalah zat dari alam yang mempunyai konsentrasi antibiotik berkadar tinggi. Cordyceps bersifat anti terhadap berbagai macam kuman penyebab penyakit.

2. Meningkatkan daya tahan sel-sel tubuh terhadap proses oksidasi,

3. Khasiat pemusnah racun Cordyceps bersifat lembut dan tidak beracun, tidak panas dan dapat memperbaiki fungsi gaya mekanik sel hati, ginjal, paru-paru, maupun metabolisma secara keseluruhan. Sangat bermanfaat untuk mengeluarkan kotoran beracun dan sisa-sisa obat yang bersifat racun dari dalam tubuh. Meningkatkan proses produksi sel darah putih.

Terhadap Tumor dan Kanker :

Melawan tumor, karena Cordyceps mempunyai daya penyembuhan dan daya pemulihan kesehatan yang menyeluruh terhadap hati, ginjal, pembuluh darah, saluran pernafasan dan organ tubuh lainnya, oleh karena itu juga memberikan efek nyata terhadap pengendalian penyakit kanker stadium lanjut, dan dapat menekan sumber penyakit yang ada pada organ-organ tubuh tersebut, memperpanjang usia penderita , memperbaiki kualitas hidup. Selain itu Cordyceps juga mampu meningkatkan proses produksi sel darah putih. Bagi penderita tumor otak tak ganas Cordyceps memberikan efek penyembuhan konvensional yang ideal.

Manfaat lain Cordyceps :

1. Cordyceps mampu menekan rasa lelah secara alamiah dan menenangkan.

2. Berkhasiat menurunkan peradangan. Kemampuannya mengatasi peradangan menyamai atau bahkan melampaui hydroconized pine.

3. Merupakan Antibiotik Alami berkadar tinggi.

4. Anti terhadap berbagai macam virus (kuman) penyebab penyakit organ tubuh.

5. Pemusnah racun.

6. Mengatasi pengaruh obat kimia (mengeluarkan kotoran beracun dan sisa obat yang bersifat racun dalam tubuh).

7. Memperbaiki metabolisme secara keseluruhan

8. Mengatur kekebalan tubuh secara alami meningkatkan dan mengendalikan kekebalan tubuh yang berlebih.

9. Memiliki daya penyembuhan dan pemulihan kesehatan yang menyeluruh terhadap organ tubuh.

10. Mencegah timbulnya penyakti dan memulihkan kesehatan.

11. Meningkatkan daya tahan sel tubuh terhadap proses oksidasi.

12. Menekan rasa lelah (kelemahan flsik) / menenangkan.


ANTILIPEMIC TEA



Dapat menyembuhkan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh zat-zat berbahaya dalam makanan yang kita konsumsi.

KANDUNGAN

Herba gynostema pentaphyllum (Jiao Gu Lan)
Di Jepang tanaman ini diberi julukan “rumput pembawa rejeki”. Di dunia terdapat 13 jenis herba gynostema pentaphyllum. 11 jenis diantaranya tumbuh di negeri China. Menurut pengobatan Tiongkok herba ini digunakan masyarakat China untuk menghilangkan radang, mengurai racun, menghentikan batuk, dan menyingkirkan dahak. Pada tahun 70-an ilmuwan Jepang menemukan bahwa herba ini mengandung 84 macam glukosida dan komposisi zatnya sama dengan glukosida pada ginseng. Maka herba ini juga dijuluki “Ginseng Kedua”

Semen Cassie (Jue Ming Zi)

Kaya dengan kalsium, vitamin A, asam taurine, dan unsur mikro seperti tembaga, seng, selenium, dan sebagainya. Dari pemantauan ilmu pengobatan, jika seseorang memiliki kelancaran buang air besar maka akan sangat berarti untuk kesehatan. Semen cassie mempunyai fungsi demikian
Folium nelumbinis (daun teratai)
Menyingkirkan panas dan menjaga kelembaban, menimbulkan keceriaan, menambah cairan tubuh, mencegah haus, dan menurunkan panas.
Radix polygoni mutiflori (Zhis Hou Wu)
Batang akar tumbuhan famili polygonum yaitu polygoni mutiflory. Memiliki gaya menguraikan racun, menghilangkan sakit, melancarkan proses pencernaan dan buang air besar. Kaya dengan kandungan lecitin nabati, dapat menyerap, menggantikan kolesterol sebagai pencegahan penyakit kadar lemak darah yang tinggi dan pengerasan pembuluh nadi (arteri). Juga dapat menurunkan kekentalan darah.

Teh hijau
Mengandung theopolyphenol, kafein, zat kakao, sitrin, dsb. Memiliki fungsi menyegarkan mata, menghilangkan kegelisahan, melancarkan pencernaan, melancarkan kemih, mengurai racun, menghentikan diare, dan mengurangi kegemukan.
Dalam 100 gr mengandung gypenoside >= 8,5 mg

MANFAAT
Konsumsi ANTILIPEMIC TEA ini setiap hari sebab memiliki manfaat pencegahan dan penyembuhan berbagai macam penyakit seperti :
1. Mengobati asam urat
2. Untuk darah
· Membersihkan darah dari lemak dan triglicerida
· Menurunkan lemak dan kepekatan darah
· Menurunkan indeks pengerasan pembuluh darah
· Meningkatkan kadar HDL yang baik (mengatur jumlah protein lemak)
3. Mencegah penyakit jantung
4. Memperkuat hati
5. Mencegah penyakit otak
6. Memperkuat gigi
7. Memperbaiki gangguan penglihatan
8. Mencerahkan kulit wajah (bagus untuk digunakan sebagai masker wajah)
9. Mencegah rambut uban
10. Dalam jangka lama memberikan efek penurunan berat badan (melangsingkan badan)
11. Memperpanjang usia


Tablet Double Sellulose



Dapat menyerap air dan menambah volume buang air besar, merangsang usus, sehingga buang air besar menjadi mudah, tidak keras dan lancar.

KANDUNGAN:
· Selulosa larut air (poliglukosa). Berkhasiat menyingkirkan bakteri berbahaya dari saluran usus, mencegah penyerapan kolesterol yang ada dalam makanan, mencegah timbulnya pengerasan pembuluh nadi dan penyakit jantung koroner, menghindari kalori yang berlebihan, mempertahankan berat badan.
· Selulosa tidak larut air (maize sellulose). Menambah volume buang air besar, merangsang usus.
· Bubuk sanca (Haw powder). Mengaktifkan darah dan menguraikan gumpalan, membersihkan bakteri berbahaya dari saluran usus, merangsang buang air besar.
· Kandungan per 100 g: Cellulose Meal = 40 g
KEISTIMEWAAN:
Dibuat dari serat tak larut dalam air (serat maizena) dan serat larut dalam air (polyglukosa) dan ditambahkan bubuk shacha (sejenis buah lobi-lobi) dan zat pemanis.
FUNGSI:
Terhadap Darah
· Mencegah penyerapan kolesterol makanan
· Mengaktifkan darah
· Mencegah pembekuan
Terhadap Jantung
· Mencegah pengerasan pembuluh darah jantung
Terhadap Kanker
· Mencegah timbulnya kanker usus besar
Terhadap Perut
· Membersihkan saluran usus dari kuman perusak
· Menambah volume dan melembekkan kotoran BAB
· Secara efektif merangsang aktivitas saluran usus besar
· Mencegah sembelit
· Menambah volume sera makanan
· Membersihkan usus dari penumpukan zat perusak
Terhadap Tubuh
· Mencegah kegemukan dan penyakit bawaan kegemukan.

JIKA ANDA MEMERLUKAN PRODUK - PRODUK DI ATAS, SILAKAN HUBUNGI KAMI di 087888992799
KONSULTASI GRATIS.

Saturday, October 9, 2010

BEBERAPA CONTOH KANKER




TAHUN LALU, kita kehilangan murid tercinta kita, Kevin Kls XI IPA, Dia telah menjalani amputasi hingga kakinya kemungkinan karena osteosarkoma (kanker tulang), sungguh mengetuk hati kita semua . Namun, banyak yang tak tahu bahwa Kevin hanya salah satu contoh. Setiap minggu, selalu ada remaja-remaja yang diketahui menderita tumor ganas tersebut.

Laporan Jawapos.com, menyebutkan : Berdasar data RSUD dr Soetomo, setiap minggu ada penderita baru osteosarkoma yang mereka tangani. "Setiap minggu, satu-dua pasien pasti ada. Setiap bulan, rata-rata empat sampai delapan pasien baru yang kami tangani," kata dr Ferdiansyah SpOT, salah seorang spesialis ortopedi RSUD dr Soetomo, kepada Jawa Pos, Rabu lalu (4/8).

Lazimnya, osteosarkoma memang menyerang anak-anak dekade kedua atau mereka yang berusia 10-20 tahun. Tumor tersebut merupakan penyakit terganas ketiga pada remaja, setelah leukemia dan lymphoma. Angka kejadiannya 1/200.000 penduduk dan dua kali lebih berisiko menyerang pria daripada wanita.

Osteosarkoma paling sering muncul di bawah atau atas lutut, seperti yang dialami Johan. Dibandingkan pada bagian tubuh lain, peluang osteosarkoma menyerang lutut dan sekitarnya adalah 75 persen. Bagian yang diserang lazimnya adalah area di atas bagian atas tulang kering atau di ujung bawah tulang paha.

Pada dua titik itulah, terletak lempeng tumbuh, yang menjadi dasar pertumbuhan tulang. Utamanya, pada masa pertumbuhan. Namun, tidak ada teori yang menjelaskan penyebab osteosarkoma paling sering menyerang area tersebut. "Tumor itu kan penyakit misterius. Sampai sekarang pun, belum ada yang bisa menjelaskan dengan pasti, apa penyebabnya. Tapi, kalau mau dikaji lagi, di dalam gen penderita sudah ada bibitnya. Jadi, level genetik," kata Ferdiansyah.

Pasien-pasien osteosarkoma sering mengklaim penyebab tumor yang menyerang mereka adalah jatuh atau trauma fisik. Namun, sebenarnya tidak ada korelasi mengenai hal tersebut. "Orang kan kalau tubuhnya kenapa-kenapa terus mencari-cari, penyebabnya apa. Nah, saat itulah mereka merasa sakit seperti itu setelah jatuh. Padahal, sebelum itu pun, sebenarnya sel-sel tumor sudah ada," jelas dokter yang juga kepala Biomaterial Center RSUD dr Soetomo tersebut.

Osteosarkoma termasuk tumor ganas primer yang berasal dari tulang dan bersifat high-grade. Artinya, tumor yang relatif sulit diatasi, apalagi jika sudah mengganas dan menjadi kanker. Jika diatasi dengan kemoterapi, misalnya, responsnya bervariasi dan tak selalu bagus.

Pertanda awal osteosarkoma adalah nyeri berkepanjangan di bagian tulang yang diserang. Rasa nyeri itu biasanya berlangsung lebih dari seminggu dan disertai pembengkakan. Saat hal itu terjadi, yang harus dilakukan adalah memberikan kompres dingin pada bagian yang bengkak. Sama dengan pedoman umum yang harus dilakukan ketika terjadi benturan atau trauma pada atlet olahraga.

Namun, saat itulah umumnya penderita, yang masih awam terhadap penanganan tumor, melakukan kesalahan fatal. Yakni, memijat bagian yang nyeri tersebut. Padahal, jika nyeri itu merupakan pertanda awal osteosarkoma, memijatnya justru akan membuat sel-sel tumor menyebar ke mana-mana dan kondisi pasien memburuk.

Ironisnya, justru baru ketika sudah parah penderita osteosarkoma dibawa ke rumah sakit. Keluarga baru tanggap bahwa ada sesuatu yang salah saat penderita sudah tak bisa berjalan atau pembengkakan yang terjadi sudah amat besar. "Kami hampir tidak pernah menerima pasien yang masih derajat II A (tumor belum menyebar, Red) atau II B (menyebar, tapi masih di sekitar bagian yang terserang, Red). Kebanyakan sudah derajat III (menyebar ke organ-organ lain, Red)," ujar Ferdiansyah.

Padahal, terapi penyembuhan macam apa yang harus dijalani pasien bergantung pada seberapa cepat dia dibawa ke dokter. Kalau dia dibawa ke dokter saat osteosarkoma masih memasuki tahap awal, bisa jadi dia hanya perlu diradio terapi atau bahkan tidak menjalani terapi apa pun. Sebab, setelah diperiksa, ada jenis osteosarkoma yang sifatnya sangat jinak sehingga tidak diangkat pun tidak masalah.

Namun, jika pasien baru dibawa ke rumah sakit setelah kondisinya parah, dokter pasti lebih kesulitan untuk mengatasi penyebaran sel-sel tumor tersebut. Apalagi, jika sudah menjadi kanker. Bisa jadi, dokter harus mengangkat bagian yang terkena tumor lewat operasi. Jika sel-sel tumor sampai merusak tulang, beda lagi tindakan yang harus dilakukan dokter.

Ketika bagian tulang yang hancur oleh osteosarkoma hanya sebagian, dokter bisa mengatasinya dengan pencangkokan tulang dari cadaver (donor mayat). Tapi, jika bagian yang hancur sangat luas, dokter terpaksa harus melakukan disartikulasi atau amputasi dan penderita harus menggunakan protese atau kaki palsu, seperti yang dijalani Johan.

Penanganan osteosarkoma dan tumor-tumor yang menyerang jaringan tulang, otot, dan pembuluh darah lain tentu saja membutuhkan penanganan multidisiplin. Untuk mengatasinya, perlu kerja sama antara beberapa disiplin ilmu kedokteran, seperti ortopedi, radiologi, dan patologi anatomi.

Wadah untuk para dokter yang menangani penyakit itu adalah Perhimpunan Tumor Muskuloskeletal Indonesia (Pertumsi) atau Indonesian Musculosceletal Tumor Society (IMTS). Hingga saat ini, Pertumsi Cabang Surabaya sudah menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain. (dikopy dari Jawa Pos Com).

Laporan di atas menunjukan bahwa remaja rentan dengan Kanker ini. Oleh karenanya, pencegahan adalah hal yang LEBIH UTAMA untuk dilakukan. Tersedia Nutrisi Hasil Bioteknology yang aman, halal, dan terbukti menjur untuk Mencegah atau mengobati Kanker. Bagi yang memerlukan untuk PENCEGAHAN KANKER, hubungi kami.


KANKER PAYUDARA



Apakah kanker payudara itu ?

Bila pada suatu tempat di badan kita terdapat pertumbuhan sel-sel yang berlebihan, maka akan terjadi suatu benjolan atau tumor. Tumor ini dapat bersifat jinak maupun ganas. Tumor yang ganas inilah yang disebut dengan kanker. Tumor ganas mempunyai sifat yang khas, yaitu dapat menyebar luas ke bagian lain di seluruh tubuh untuk berkembang menjadi tumor yang baru. Penyebaran ini disebut metastase. Kanker mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Ada yang tumbuh secara cepat, ada yang tumbuh tidak terlalu cepat, seperti kanker payudara.

Sel kanker payudara yang pertama dapat tumbuh menjadi tumor sebesar 1 cm pada waktu 8-12 tahun. Sel kanker tersebut diam pada kelenjar payudara. Sel-sel kanker payudara ini dapat menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh. Kapan penyebaran itu berlangsung, kita tidak tahu. Sel kanker payudara dapat bersembunyi di dalam tubuh kita selama bertahun-tahun tanpa kita ketahui, dan tiba-tiba aktif menjadi tumor ganas atau kanker.

Perkembangan kanker

Stadium I (stadium dini)

Besarnya tumor tidak lebih dari 2 - 2,25 cm, dan tidak terdapat penyebaran (metastase) pada kelenjar getah bening ketiak. Pada stadium I ini, kemungkinan penyembuhan secara sempurna adalah 70 %. Untuk memeriksa ada atau tidak metastase ke bagian tubuh yang lain, harus diperiksa di laboratorium.

Stadium II

Tumor sudah lebih besar dari 2,25 cm dan sudah terjadi metastase pada kelenjar getah bening di ketiak. Pada stadium ini, kemungkinan untuk sembuh hanya 30 - 40 % tergantung dari luasnya penyebaran sel kanker. Pada stadium I dan II biasanya dilakukan operasi untuk mengangkat sel-sel kanker yang ada pada seluruh bagian penyebaran, dan setelah operasi dilakukan penyinaran untuk memastikan tidak ada lagi sel-sel kanker yang tertinggal.

Stadium III

Tumor sudah cukup besar, sel kanker telah menyebar ke seluruh tubuh, dan kemungkinan untuk sembuh tinggal sedikit. Pengobatan payudara sudah tidak ada artinya lagi. Biasanya pengobatan hanya dilakukan penyinaran dan chemotherapie (pemberian obat yang dapat membunuh sel kanker). Kadang-kadang juga dilakukan operasi untuk mengangkat bagian payudara yang sudah parah. Usaha ini hanya untuk menghambat proses perkembangan sel kanker dalam tubuh serta untuk meringankan penderitaan penderita semaksimal mungkin.

Pencegahan awal

Perlu untuk diketahui, bahwa 9 di antara 10 wanita menemukan adanya benjolan di payudaranya. Untuk pencegahan awal, dapat dilakukan sendiri. Sebaiknya pemeriksaan dilakukan sehabis selesai masa menstruasi. Sebelum menstruasi, payudara agak membengkak sehingga menyulitkan pemeriksaan. Cara pemeriksaan adalah sebagai berikut :

* Berdirilah di depan cermin dan perhatikan apakah ada kelainan pada payudara. Biasanya kedua payudara tidak sama, putingnya juga tidak terletak pada ketinggian yang sama. Perhatikan apakah terdapat keriput, lekukan, atau puting susu tertarik ke dalam. Bila terdapat kelainan itu atau keluar cairan atau darah dari puting susu, segeralah pergi ke dokter.
* Letakkan kedua lengan di atas kepala dan perhatikan kembali kedua payudara.
* Bungkukkan badan hingga payudara tergantung ke bawah, dan periksa lagi.
* Berbaringlah di tempat tidur dan letakkan tangan kiri di belakang kepala, dan sebuah bantal di bawah bahu kiri. Rabalah payudara kiri dengan telapak jari-jari kanan. Periksalah apakah ada benjolan pada payudara. Kemudian periksa juga apakah ada benjolan atau pembengkakan pada ketiak kiri.
* Periksa dan rabalah puting susu dan sekitarnya. Pada umumnya kelenjar susu bila diraba dengan telapak jari-jari tangan akan terasa kenyal dan mudah digerakkan. Bila ada tumor, maka akan terasa keras dan tidak dapat digerakkan (tidak dapat dipindahkan dari tempatnya). Bila terasa ada sebuah benjolan sebesar 1 cm atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Makin dini penanganan, semakin besar kemungkinan untuk sembuh secara sempurna
* Lakukan hal yang sama untuk payudara dan ketiak kanan.

Pengobatan lanjut

Bila ditemukan adanya benjolan, biasanya dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan mammografie. Mammografie adalah pemeriksaan payudara dengan alat rontgen dan merupakan suatu cara pemeriksaan yang sederhana, tidak sakit, dan hanya memakan waktu 5 - 10 menit saja. Saat terbaik untuk menjalani pemeriksaan mammografie adalah seminggu setelah selesai menstruasi. Caranya adalah meletakkan payudara secara bergantian antara 2 lembar alas, kemudian dibuat foto rontgen dari atas ke bawah, kemudian dari kiri ke kanan. Hasil foto ini akan diperiksa oleh dokter ahli radiologi. Sebuah benjolan sebesar 0,25 cm sudah dapat terlihat pada mammogram.

Cara lainnya adalah dengan operasi kecil untuk mengambil contoh jaringan (biopsi) dari benjolan itu, kemudian diperiksa di bawah mikroskop laboratorium patologi anatomi. Bila diketahui dan dipastikan bahwa benjolan itu adalah kanker, maka payudara harus diangkat seluruhnya untuk menghindari penyebaran ke bagian tubuh yang lain.

Siapakah yang harus menjalani pemeriksaan mammografie ?

* Wanita yang berumur lebih dari 50 tahun.
* Wanita yang memiliki ibu atau saudara perempuan yang pernah menderita kanker payudara.
* Wanita yang pernah menjalani pengangkatan salah satu payudaranya. Wanita dalam golongan ini harus berada dalam pengawasan yang ketat.
* Wanita yang belum pernah melahirkan anak. Ternyata pada golongan ini sering dijumpai serangan kanker payudara.

BRAIN CANCER




Kanker otak adalah akibat dari pertumbuhan abnormal sel-sel di otak. kanker otak bisa berasal dari sel otak primer, dari sel-sel yang membentuk komponen otak lainnya (misalnya, membran, pembuluh darah), atau dari pertumbuhan sel-sel kanker dari organ lain yang menyebar ke otak oleh aliran darah (kanker otak metastatik ).

Walaupun banyak tumbuh di otak yang populer disebut tumor otak, tidak semua tumor adalah kanker otak. Kanker adalah istilah untuk tumor ganas reserved.


. tumor ganas tumbuh dan menyebar secara agresif, menyengat sel-sel sehat dengan mengambil tempat mereka, darah, dan nutrisi.(Seperti semua sel-sel tubuh, sel tumor butuh darah dan nutrisi untuk bertahan hidup dari.) Hal ini terutama masalah di otak, seperti menambahkan pertumbuhan dalam menutup batas-batas dari tengkorak dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial atau distorsi sekitar struktur vital, menyebabkan kerusakan mereka.


* Tumor yang tidak tumbuh secara agresif disebut jinak. Hampir semua tumor yang dimulai di otak tidak menyebar ke bagian lain dari tubuh. Perbedaan utama antara tumor jinak dan ganas adalah tumor ganas yang dapat menyerang jaringan otak dan tumbuh pesat.


* Secara umum, suatu tumor jinak kurang serius dari tumor ganas. Namun, masih tumor jinak dapat menyebabkan banyak masalah di otak.

Primer tumor otak
Otak terdiri dari berbagai jenis sel.

* Kanker terjadi ketika satu jenis sel mengubah dan kehilangan karakteristik normal. Setelah berubah, sel tumbuh dan berkembang biak dengan cara abnormal.


* Seperti sel-sel abnormal tumbuh, mereka menjadi massa sel, atau tumor.

* Tumor otak bahwa hasil dari transformasi ini dan pertumbuhan abnormal sel otak yang disebut tumor otak primer karena mereka berasal dari otak.


* Tumor otak primer yang paling umum adalah gliomas, meningiomas, adenoma hipofisis, schwannomas vestibular, utama limfoma SSP, dan tumor neuroectodermal primitif (medulloblastomas).Istilah ini glioma merupakan salah satu luas karena mencakup berbagai subtipe, termasuk astrocytomas, oligodendrogliomas, ependymomas, dan papillomas pleksus choroid.


* Tumor primer dinamai bagian dari otak atau jenis sel otak dari mana mereka muncul.

Tumor otak bervariasi dalam laju pertumbuhan mereka dan kemampuan untuk menyebabkan gejala. Sel-sel dalam tumbuh cepat, tumor agresif biasanya muncul normal mikroskopis. National Cancer Institute (NCI) menggunakan sistem penilaian untuk mengklasifikasikan tumor. The NCI daftar nilai-nilai berikut:

* Grade I : Grade I: jaringan adalah jinak. Sel terlihat hampir seperti normal sel-sel otak, dan pertumbuhan sel lambat.

* Grade II : jaringan ini ganas. Sel-sel terlalu terlihat seperti normal sel daripada sel-sel dalam tumor saya kelas.


* Grade III : : Jaringan ganas memiliki sel-sel yang terlihat sangat berbeda dari sel normal. Sel-sel yang abnormal secara aktif tumbuh. These cells are termed anaplastic. Sel-sel ini disebut anaplastik.

* Grade IV : Jaringan ganas memiliki sel yang tampak paling abnormal dan cenderung tumbuh sangat cepat.

Metastasis tumor otak

metastatik tumor otak terbuat dari sel-sel kanker yang menyebar melalui aliran darah dari sebuah tumor yang terletak di tempat lain dalam tubuh. Yang paling umum kanker yang menyebar ke otak adalah mereka yang berasal dari paru-paru , payudara, dan ginjal serta ganas melanoma . Menyebar ke sel-sel otak dari tumor lain dalam proses yang disebut metastasis. Proses metastasis terjadi ketika sel-sel kanker meninggalkan jaringan kanker primer dan masukkan baik sistem limfatik untuk mencapai darah atau aliran darah secara langsung. Sel-sel kanker akhirnya mencapai jaringan otak melalui aliran darah di mana mereka berkembang menjadi tumor.

tumor otak metastatik adalah jenis yang paling umum ditemukan dalam tumor otak dan jauh lebih umum dari tumor otak primer. tumor metastatik biasanya dinamai jenis jaringan dari sel-sel kanker yang asli muncul (misalnya, paru-paru metastatik atau kanker payudara ). aliran darah otak biasanya menentukan di mana sel-sel kanker metastatik akan menginap di otak; menemukan sekitar 85% di otak (bagian terbesar dari otak, terletak di bagian atas rongga tengkorak). Sayangnya, sebagian besar tumor otak metastasis terjadi pada lebih dari satu situs dalam jaringan otak.


PENCEGAHAN adalah hal yang LEBIH UTAMA untuk dilakukan. Tersedia Nutrisi Hasil Bioteknology yang aman, halal, dan terbukti manjur untuk Mencegah atau mengobati berbagai Kanker TANPA OPERASI. Bagi yang memerlukannya HUBUNGI KAMI

Dari Berbagai Sumber.

KANKER


SEL DARAH NORMAL
KANKER DARAH : LEUKIMIA


Kanker atau neoplasma ganas adalah kondis yang ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

* tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)
* menyerang jaringan biologis di dekatnya.
* bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.

Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi. Pada umumnya, sel kanker membentuk sebuah tumor, kecuali pada leukemia. Reaksi antara asam tetraiodotiroasetat dengan integrin adalah penghambat aktivitas hormon tiroksin dan tri-iodotironina yang merupakan salah satu faktor yang berperan dalam angiogenesis dan proliferasi sel tumor.

[1] Pertumbuhan yang tidak terkendali tersebut disebabkan kerusakan DNA, menyebabkan mutasi di gen vital yang mengontrol pembelahan sel. Beberapa mutasi mungkin dibutuhkan untuk mengubah sel normal menjadi sel kanker. Mutasi-mutasi tersebut sering diakibatkan agen kimia maupun fisik yang disebut karsinogen. Mutasi dapat terjadi secara spontan (diperoleh) ataupun diwariskan (mutasi germline). Kanker dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, bergantung pada lokasi dan karakter keganasan, serta ada tidaknya metastasis. Diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan mikroskopik jaringan yang diperoleh dengan biopsi. Setelah didiagnosis, kanker biasanya dirawat dengan operasi, kemoterapi, atau radiasi. Kebanyakan kanker menyebabkan kematian.

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di negara berkembang. Kebanyakan kanker dapat dirawat dan banyak disembuhkan, terutama bila perawatan dimulai sejak awal. Banyak bentuk kanker berhubungan dengan faktor lingkungan yang sebenarnya bisa dihindari. Merokok dapat menyebabkan banyak kanker daripada faktor lingkungan lainnya. Tumor (bahasa Latin; pembengkakan) menunjuk massa jaringan yang tidak normal, tetapi dapat berupa "ganas" (bersifat kanker) atau "jinak" (tidak bersifat kanker). Hanya tumor ganas yang mampu menyerang jaringan lainnya ataupun bermetastasis. Kanker dapat menyebar melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ lain.

Pada umumnya, kanker dirujuk berdasarkan jenis organ atau sel tempat terjadinya. Sebagai contoh, kanker yang bermula pada usus besar dirujuk sebagai kanker usus besar, sedangkan kanker yang terjadi pada sel basal dari kulit dirujuk sebagai karsinoma sel basal. Klasifikasi kanker kemudian dilakukan pada kategori yang lebih umum, misalnya:[2]

* Karsinoma, merupakan kanker yang terjadi pada jaringan epitel, seperti kulit atau jaringan yang menyelubungi organ tubuh, misalnya organ pada sistem pencernaan atau kelenjar. Contoh meliputi kanker kulit, karsinoma serviks, karsinoma anal, kanker esofageal, karsinoma hepatoselular, kanker laringeal, hipernefroma, kanker lambung, kanker testiskular dan kanker tiroid.
* Sarkoma, merupakan kanker yang terjadi pada tulang seperti osteosarkoma, tulang rawan seperti kondrosarkoma, jaringan otot seperti rabdomiosarcoma, jaringan adiposa, pembuluh darah dan jaringan penghantar atau pendukung lainnya.
* Leukemia,Limfoma dan Mieloma kanker yang terjadi pada jaringan darah
* Melanoma timbul dari melanosit.
* Mesotelioma pada pleura atau perikardium

Ciri-ciri sel kanker

Jaringan kanker memiliki ciri morfologis yang sangat khas saat diamati dengan mikroskop. Diantaranya berupa banyaknya jumlah sel yang mengalami mitosis, variasi jumlah dan ukuran nukleus, variasi ukuran dan bentuk sel, tidak terdapat fitur selular yang khas, tidak terjadi koordinasi selular yang biasa nampak pada jaringan normal dan tidak terdapat batas jaringan yang jelas.

Immunohistochemistry dan metode molekular lain digunakan untuk menemukan ciri morfologis khas pada sel kanker/tumor, sebagai rujukan diagnosis dan prognosis.

Hahn dan rekan menggunakan ekspresi ektopik dari kombinasi antara telomerase transkriptase balik dengan onkogen h-ras dan antigen T dari virus SV40 untuk menginduksi konversi tumorigenik pada sel fibroblas dan sel epitelial manusia, yang terjadi akibat disrupsi pada lintasan metabolik intraselular. Ciri fenotipe dari sel kanker setelah mengalami transformasi dari sel normal, antara lain

Transformasi in vitro

* Terjadi perubahan sitologi seperti pada sel kanker in vivo yaitu peningkatan basofil sitoplasmik, peningkatan jumlah dan ukuran nuklei
* Perubahan pada karakteristik perkembangan sel:

a. sulit mati walaupun telah mengalami diferensiasi berkali-kali
b. tumbuh berkembang yang tidak terhenti, walaupun telah berdesakan dengan sel di sekitarnya, sehingga jaringan kanker memiliki kepadatan yang tinggi
c. membutuhkan serum dan faktor pertumbuhan lebih sedikit
d. tidak lagi membutuhkan lapisan antarmuka untuk berkembangbiak, dan dapat tumbuh sebagai koloni bebas di dalam medium semi-padat.
e. tidak memiliki kendali atas siklus sel
f. sulit mengalami apoptosis

* Perubahan pada struktur dan fungsi membran sel, termasuk peningkatan aglutinabilitas karena lektin herbal
* Perubahan pada komposisi antarmuka sel, glikoprotein, proteoglikan, glikolipid dan musin, ekspresi antigen tumorik dan peningkatan penyerapan asam amino, heksos dan nukleosida.
* Tidak terjadi interaksi matriks sel-sel dan sel-ekstraselular, sehingga tidak terjadi penurunan laju diferensiasi
* Sel kanker tidak merespon stimulasi zat yang menginduksi diferensiasi, karena terjadi perubahan komposisi antarmuka sel, termasuk komposisi molekul pencerap zat bersangkutan.
* Perubahan dalam mekanisme transduksi sinyal selular, termasuk pada lintasan yang sangat fundamental, selain lintasan regulasi yang mengendalikan fungsi pencerap faktor pertumbuhan, jenjang fosforilasi dan defosforilasi.
* Kemampuan untuk menginduksi tumor pada model. Kemampuan ini yang menjadi sine qua non yang mendefinisikan kata "ganas" pada transformasi in vitro. Walaupun demikian, sel kanker yang tidak memiliki kemampuan seperti ini, tetap memiliki sifat "tumorigenik" pada model yang lain.

Transformasi in vivo

Transformasi pada sel manusia memerlukan akumulasi dari berbagai perubahan genetik yang mengakibatkan ketidak-stabilan genomik,[4] seperti:

* Peningkatan ekspresi protein onkogen sebagai akibat dari translokasi, amplifikasi dan mutasi pada kromosom.
* Tidak terdapat ekspresi protein dari gen "penekan tumor".
* Perubahan pada metilasi DNA.
* Terdapat kelainan transkripsi genetik yang menyebabkan kelebihan produksi zat pendukung pertumbuhan, seperti IGF-2, TGF-α, faktor angiogenesis tumor, PDGF, dan faktor pertumbuhan hematopoietik seperti CSF dan interleukin.
* Tidak terjadi keseimbangan genetis, sehingga proliferasi menjadi semakin tidak terkendali, peningkatan kemungkinan terjadinya metastasis.
* Perubahan pada pola enzim dan peningkatan enzim yang berperan dalam sintesis asam nukleat dan enzim yang bersifat litik, seperti protease, kolagenase dan glikosidase.
* Produksi antigen onkofetal, seperti antigen karsinoembrionik dan hormon plasentis (contoh: gonadotropin korionik), atau isoenzim seperti alkalina fosfatase plasentis.
* Kemampuan untuk menghindari respon antitumor dari inangnya.

Dari berbagai perubahan genetik tersebut, pada tumor pada manusia, seringkali ditemukan translokasi kromosom yang menghasilkan produk kimerik dengan kemampuan transformasi menjadi sel tumor/kanker atau mengubah ekspresi onkogen

Ciri dan gejala

Secara umum, gejala kanker bisa dibadi menjadi tiga kelompok :

* Gejala lokal : pembesaran atau pembengkakan yang tidak biasa tumor, pendarahan (hemorrhage), rasa sakit dan/atau tukak lambung/ulceration. Kompresi jaringan sekitar bisa menyebabkan gejala jaundis (kulit dan mata yang menguning).
* Gejala metastasis (penyebaran) : pembesaran kelenjar getah bening (lymph node), batuk, hemoptisis, hepatomegali (pembesaran hati), rasa sakit pada tulang, fraktur pada tulang-tulang yang terpengaruh, dan gejala-gejala neurologis. Walaupun pada kanker tahap lanjut menyebabkan rasa sakit, sering kali itu bukan gejala awalnya.
* Gejala sistemik : berat badan turun, nafsu makan berkurang secara signifikan, kelelahan dan kakeksia(kurus kering), keringat berlebihan pada saat tidur/keringat malam, anemia, fenomena paraneoplastik tertentu yaitu kondisi spesifik yang disebabkan kanker aktif seperti trombosis dan perubahan hormonal. Setiap gejala dalam daftar di atas bisa disebabkan oleh berbagai kondisi (daftar berbagai kondisi itu disebut dengan diagnosis banding). Kanker mungkin adalah penyebab utama atau bukan penyebab utama dari setiap gejala.

Penyebab

Kanker adalah penyakit yang 90-95% kasusnya disebabkan faktor lingkungan dan 5-10% karena faktor genetik.[5]. Faktor lingkungan yang biasanya mengarahkan kepada kematian akibat kanker adalah tembakau (25-30%), diet dan obesitas (30-35 %), infeksi (15-20%), radiasi, stres, kurangnya aktivitas fisik, polutan lingkungan


Zat Kimia

Patogenesis kanker dapat dilacak balik ke mutasi DNA yang berdampak pada pertumbuhan sel dan metastasis. Zat yang menyebabkan mutasi DNA dikenal sebagai mutagen, dan mutagen yang menyebabkan kanker disebut dengan karsinogen. Ada beberapa zat khusus yang terkait dengan jenis kanker tertentu. Rokok tembakau dihubungkan dengan banyak jenis kanker,[6] dan penyebab dari 90% kanker paru-paru.[7] Keterpaparan secara terus-menerus terhadap serat asbestos dikaitkan dengan mesothelioma.[8]. Banyak mutagen adalah juga karsinogen. Tetapi, beberapa mutagen bukanlah karsinogen. Alkohol adalah contoh bahan kimia bersifat karsinogen yang bukan mutagen.[9]. Bahan kimia seperti ini bisa menyebabkan kanker dengan menstimulasi tingkat pembelahan sel. Tingkat replikasi yang lebih cepat, hanya menyisakan sedikit waktu bagi enzim-enzim untuk memperbaiki DNA yang rusak pada saat replikasi DNA, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya mutasi. Riset selama beberapa dekade menunjukkan keterkaitan antara penggunaan tembakau dan kanker pada paru-paru, laring, kepala, leher, perut, kandung kemih, ginjal, esofagus, dan pankreas.

Asap tembakau memiliki lebih dari lima puluh jenis karsinogen yang sudah dikenali termasuk nitrosamines dan hidrokarbon aromatik polisiklik.Tembakau bertanggung jawab atas satu per tiga dari seluruh kematian akibat kanker di negara-negara maju, dan sekitar satu per lima di seluruh dunia.Tingkat kematian akibat kanker paru-paru di Amerika Serikat mencerminkan pola merokok, dengan kenaikan dalam pola merokok diikuti dengan peningkatan yang dramatis dalam tingkat kematian akibat kanker paru-paru. Walaupun begitu, jumlah perokok di seluruh dunia terus meningkat, sehingga beberapa organisasi menyebutkannya sebagai epidemik tembakau. Kanker yang
berhubungan dengan pekerjaan seseorang diyakini memiliki jumlah sebesar 2-20% dari
semua kasus

Radiasi Ionisasi

Sumber-sumber radiasi ionisasi, seperti gas radon, bisa menyebabkan kanker. Keterpaparan terus-menerus terhadap radiasi ultraviolet dari matahari bisa menyebabkan melanoma dan beberapa penyakit kulit yang berbahaya.[14] Diperkirakan 2% dari penyakit kanker di masa yang akan datang dikarenakan CT Scan di saat ini.[15] Radiasi dari frekuensi radio tak berion dari telepon seluler dan sumber-sumber radio frekuensi yang serupa juga dianggap sebagai penyebab kanker, tetapi saat ini sangat sedikit bukti kuat yang mendukung keterkaitan ini

infeksi

Beberapa kanker bisa disebabkan infeksi.[17] Ini bukan saja berlaku pada binatang-binatang seperti burung, tetapi juga pada manusia. Virus-virus ini berperan hingga 20% dari kanker pada manusia di seluruh dunia.

infeksi

Beberapa kanker bisa disebabkan infeksi.[17] Ini bukan saja berlaku pada binatang-binatang seperti burung, tetapi juga pada manusia. Virus-virus ini berperan hingga 20% dari kanker pada manusia di seluruh dunia

nfeksi

Beberapa kanker bisa disebabkan infeksi.[17] Ini bukan saja berlaku pada binatang-binatang seperti burung, tetapi juga pada manusia. Virus-virus ini berperan hingga 20% dari kanker pada manusia di seluruh dunia

Friday, October 8, 2010

TEKNOLOGI PENGOLAHAN PISANG ASAP

PISANG AJAIB : DUA JENIS PISANG DALAM SATU POHON



Pisang adalah tanaman buah berupa herba yang berasal dari kawasan di Asia Tenggara (termasuk Indonesia). Tanaman ini kemudian menyebar ke Afrika (Madagaskar), Amerika Selatan dan Tengah. Di Jawa Barat, pisang disebut dengan Cau, di Jawa Tengah dan Jawa Timur dinamakan gedang.Banana (Inggris), Tsiu, Cha (Cina), Pisyanga, Kila (India); Pisang (Indonesia), Klue (Thailand), Pyaw, Nget (Burma); Gedang (Jawa), Cau (Sunda), Biu (Bali), Puti (Lampung); Wusak lambi, lutu (Gorontalo), Kulo (Ambon), Uki (Timor);

Tumbuhan ini berasal dari Asia dan tersebar di spanyol, Itali, Indonesia, Amerika dan bagian dunia yang lain. Tumbuhan pisang menyukai daerah alam terbuka yang cukup sinar matahari , cocok tumbuh didataran rendah sampai pada ketinggian 1000 meter lebih diatas permukaan laut. Pada dasarnya tanaman pisang merupakan tumbuhan yang tidak memiliki batang sejati. Batang pohonnya terbentuk dari perkembangan dan pertumbuhan pelepah pelepah yang mengelilingi poros lunak panjang , Batang pisang yang sebenarnya terdapat pada bonggol yang tersembunyi di dalam tanah


1. Taksonomi pisang :

Klasifikasi botani tanaman pisang adalah sebagai berikut:

Divisi : Spermatophyta

Sub Divisi: Angiospermae

Kelas : Monocotyledonae

Keluarga : Musaceae

Genus : Musa

Species : Musa spp.

Manfaat Pisang

Secara umum, kandungan gizi yang terdapat dalam setiap buah pisang matang adalah 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 mg, serat 0,7 gram, kalsium 8 mg, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg, vitamin A 44 RE, vitamin B 0,08 mg, vitamin C 3 mg dan air 72 gram. Jadi bisa Anda bayangkan kan betapa besar manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi pisang setiap harinya.

Sumber lain menyebutkan, kandungan dari Satu ulir pisang kuning itu ternyata mempunyai kandungan 11 mg kalsium, 35 mg fosfor, 1 mg zat besi, 503 mg potassium, 260 IU vitamin A, 1 mg niasin, dan 14 mg vitamin C. Pisang juga diberi anugerah mempunyai kandungan khrom yang berfungsi dalam metabolisme karbohidrat dan lipid. Khrom bersama dengan insulin memudahkan masuknya glukosa ke dalam sel-sel. Kekurangan khrom dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan toleransi glukosa.

Pisang merupakan buah yang sarat gizi, hampir tidak mengandung lemak dan mudah dicerna. Karbohidrat didalam pisang sekitar 23-35%, lemak 0.2% dan seperti bahan nabati lainnya, pisang bebas kolesterol. Sebanyak 100 gram pisang akan memberikan
kalori sebesar 120 kalori. Buah ini juga kaya kalium dan mengandung magnesium, selenium, besi dan vitamin-vitamin serta bebas natrium. Pisang kaya dengan vitamin B-6yang dibutuhkan untuk kesehatan mental seseorang. Kekurangan vitamin B-6 ini dapat menyebabkan seseorang mudah lelah dan marah serta susah tidur. Mengkonsumsi satu setengah buah pisang setiap hari akan mencukupi kebutuhan tubuh terhadap vitamin B-6 ini. Menyantap makanan kaya kalium dan vitamin B6, khususnya pisang segar (bukan pisang rebus atau pisang goreng) juga dapat mengurangi rasa nyeri, ngilu dan sakit pada persendian. Mengkonsumsi pisang 3-4 kali sehari bahkan
dipercaya dapat membantu mengurangi gejala radang sendi (arthritis).



Pisang merupakan makanan kaya kalium. Satu buah pisang berukuran sedang mengandung 467 mg kalium, yang memberikan 13% kebutuhan kalium harian. Data penelitian menunjukkan bahwa pengambilan kalium oleh tubuh berhubungan dengan efek penurunan tekanan darah. Pada tahun 2001, FDA (Food and Drug Administration; semacam Badan POM di USA), menyetujui bahwa makanan yang merupakan sumber kalium dan rendah natrium barangkali dapat mengurangi resiko terjadinya peningkatan tekanan darah dan stroke. Sebagai sumber kalium, pisang dapat membantu mengurangi resiko peningkatan tekanan darah.

Beberapa Pemanfaatan Pisang untuk Herbal

1. Kanker Perut
Bahan: Tunas / anak batang pohon pisang dan 1 potong tumbuhan
benalu teh
Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 4
gelas, kemudian direbus bersama dengan benalu teh tersebut
sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore
dan dilakukan secara teratur.

2. Sakit Kuning
Bahan: Buah pisang emas yang sudah masak
Cara menggunakan: makan buah pisang emas yang
banyak.

3. Keluarga Berencana
Bahan: Bunga Pisang ambon
Cara membuat: direbus dengan air sampai mendidih
Cara menggunakan: diminum airnya 2 kali sehari, pagi hari dan
sebelum tidur. Dilakukan selama 7 hari berturut turut sesudah
menstruasi atau melahirkan.

4. Pendarahan Usus Besar
Bahan: tunas/ anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh
Cara membuat: anak pisang diparut dan diperas untuk di ambil
airnya sebanyak 2 gelas kemudian direbus bersama dengan
bonggol benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

5. Pendarahan Rahim
Bahan: tunas / anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh
Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 2
gelas. Kemudian direbus bersama dengan bonggol benalu teh
tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari 1/2 gelas.

6. Mencegah Pendarahan Sehabis Melahirkan
Bahan: batang pohon pisang
Cara membuat: batang pohon pisang diparut untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.

7. Sariawan Usus
Bahan: Kulit buah pisang kluthuk yang sudah masak dan buah
pisang mentah.
Cara membuat: Kulit pisang kluthuk dan buah pisang mentah
tersebut diiris-iris tipis, kemudian ditumbuk halus, diperas sampai
keluar airnya dan diembun-embunkan semalam di luar rumah.
Cara menggunakan: diminum setelah bangun tidur / pagi hari.

8. Merapatkan Vagina dan Mencegah Pendarahan
Bahan: batang pohon pisang batu yang belum berbunga.
Cara membuat: Pohon pisang dipancung untuk diambil airnya yang
bersih
Cara menggunakan: digunakan untuk mencuci Vagina setelah
bersalin.

9. Ambeien
Bahan: buah pisang kluthuk yang masih mentah, adas pulasari
secukupnya dan 1 potong gula merah.
Cara membuat: buah pisang kluthuk diparut untuk diambil airnya.
Kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan diaduk sampai
merata.
Cara menggunakan: disaring dan diminum.

10. Cacar Air
Bahan: bonggol batang pisang kluthuk, adas pulosari
Cara membuat: bonggol pisang diparut untuk diambil airnya,
kemudian dicampur dengan bahan lainnya sampai merata.
Cara menggunakan: disaring dan diminum.

11. Telinga Bengkak
Bahan: Kulit pisang kustruk
Cara membuat: Kulit pisang dipanggang dan dalam keadaan
hangat-hangat diperas untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: dioleskan pada bagian telinga yang bengkak.

12. Tenggorokan Bengkak
Bahan: Bonggol pisang kapok (kepok)
Cara membuat: Bonggol pisang diparut dan diperas untuk diambil
airnya.
Cara menggunakan: dipakai untuk kumur.

13. Disentri
Bahan: Bonggol pisang kluthuk
Cara membuat: diparut untuk diambil airnya sebanyak 1/2 gelas
Cara menggunakan: diminum 3 hari sekali

14. Diare (orang dewasa)
Bahan: buah pisang kapur mentah
Cara membuat: dibakar
Cara menggunakan: dimakan

15. Diare (Bayi)
Bahan: buah pisang kapok (kepok) mentah
Cara membuat: diiris-iris dan digoreng tanpa minyak
Cara menggunakan: dimakan oleh ibu yang sedang menyusui bayi
tersebut.

16. Amandel
Bahan: bonggol batang pisang
Cara membuat: diparut dan diperas untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminum.


17. Mencegah Infeksi
Bahan: getah pelepah daun pisang

Pisang merupakan produk buah terbesar di Indonesia, namun produksi pisang segar dalam satu tandan hanya sisir pertama-ketiga yang laku dijual dan sisanya tidak memenuhi standar mutu pisang segar. Penanganan pisang dalam bentuk olahan merupakan cara untuk meningkatkan nilai tambah bagi pisang yang tidak memenuhi syarat tersebut. Untuk mengolah pisang diperlukan teknologi proses dan alsin sesuai dengan bentuk olahannya. Alsin perajang dan penepung telah banyak beredar dipasaran, namun dari segi hegienitasnya masih rendah. Balai Besar Mektan telah melakukan pengembangan alsin tersebut di wilayah P4MI di Lotim.

Dari hasil uji lapang, kapasitas masing-masing alat perajang sebesar 30 kg/jam. Laju alat pengering sebesar 14.9% sehingga hanya memerlukan 4 jam untuk setiap ditepung. Kehalusan tepung sekitar 97.3% dapat melewati saringan mesh 80. Sedangkan hasil analisa ekonomi dari ketiga alat tersebut memiliki R/C ratio sebesar 1.47, 1.50 dan 1.70 berturut-turut untuk alat perajang, pengering dan penepung

Pisang dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu :

1. Pisang yang dimakan dalam bentuk segar, misalnya : pisang ambon, raja sere, raja bulu, susu, seribu, dan emas.
2. Pisang yang dimakan setelah diolah terlebih dahulu, misalnya : pisang kepok, nangka, raja siam, raja bandung, kapas, rotan, gajah, dan tanduk.

Pisang banyak mengandung protein yang kadarnya lebih tinggi daripada buah-buahan lainnya, namun buah pisang mudah busuk. Untuk mencegah pembusukan dapat dilakukan pengawetan, misalnya dalam bentuk keripik, dodol, sale, anggur, dan lain-lain.

Pemanfaatan Sebagai Bahan Sale Pisang

Sale pisang merupakan produk pisang yang dibuat dengan proses pengeringan dan pengasapan. Sale dikenal mempunyai rasa dan aroma yang khas.

Sifat-sifat penting yang sangat menentukan mutu sale pisang adalah warna, rasa, bau, kekenyalan, dan ketahanan simpannya. Sifat tersebut banyak dipengaruhi oleh cara pengolahan, pengepakan, serta penyimpanan produknya. Sale yang dibuat selama ini sering kali mutunya kurang baik terutama bila dibuat pada waktu musim hujan. Bila dibuat pada musim hujan perlu dikeringkan dengan pengeringan buatan (dengan sistem tungju).



Seacara umum,ada 3 (tiga) cara pembuatan sale pisang, yaitu :

1. Cara tradisional dengan menggunakan asap kayu;
2. Cara pengasapan dengan menggunakan asap belerang;
3. Cara basah dengan menggunakan natrium bisulfit.

Proses pengasapan dengan menggunakan belerang berguna untuk :

1. Memucatkan pisang supaya diperoleh warna yang dikehendaki;
2. Mematikan mikroba (jamur, bakteri);
3. Mencegah perubahan warna.

Bahan-bahan

1. Buah pisang 36 kg
2. Belerang (untuk cara pengasapan) ½ gram (untuk 9 kg sale pisang)
3. Kayu bakar (untuk cara tradisional) secukupnya
4. Natrium bisulfit (untuk cara basah) 15 gram/liter air

Peralayan.

1. Lemari Asap modifikasi dari Blik Kerupuk
2. Pisau
3. Tampah (nyiru)
4. Rak penjemur
5. Panci
6. Baskom
7. Plastik (untuk pembungkus)
8. Lilin (untuk penutup pembungkus)
9. Sendok
10. Kayu bundar atau bambu (untuk memipihkan pisang)
11. Tungku atau kompor
12. Merang (jerami)

Cara Pembuatan dengan pengasapan

(dengan menggunakan asap belerang)

1. Kupas pisang yang telah tua dan matang lalu kerok sedikit bagaian luarnya agar bersih;
2. Letakkan pisang di atas tampah lalu masukkan ke dalam lemari pengasapan;
3. Bakar ½ gram belerang pada tungku atau kompor (di dalam lemari pengasapan) selama 2 jam. Lalu jemur di atas rak penjemuran yang beralaskan merang selama 1 (satu) hari. Sambil dijemur sewaktu-waktu pisang dipipihkan (dipres) dengan kayu bundar atau bambu;
4. Teruskan penjemuran sampai 3 atau 4 hari hingga kadar airnya serendah mungkin;
5. Bungkus sale pisang yang telah dijemur dengan daun pisang kering. Masukkan ke dalam plastik lalu tutup dengan lilin.

Catatan:

1. Sale pisang yang dihasilkan hanya mencapai 25 % atau seperempat bagian dari berat pisang utuh (masih ada kulitnya). Jenis pisang yang sering dibuat sale adalah : pisang ambon, Untuk keripik pisang manis dapat ditambahkan gula pasir halus pada keripik yang sudah digoreng.
2. Pemberian rasa pedas dapat dilakukan bersama-sama dengan pemberian gula halus

Catatan:

1. Sale pisang yang dihasilkan hanya mencapai 25 % atau seperempat bagian dari berat pisang utuh (masih ada kulitnya). Jenis pisang yang sering dibuat sale adalah : pisang ambon, Untuk keripik pisang manis dapat ditambahkan gula pasir halus pada keripik yang sudah digoreng.
2. Pemberian rasa pedas dapat dilakukan bersama-sama dengan pemberian gula halus.
3. Tulisan ini disusun untuk pembelajaran berbasis ICT Mulok Bioteknologi Bidang Tenoknogi pengolahan, Kls. X SMA , Semester 1. Disusun dari berbagai sumber, Untuk kalangan sendiri.

Monday, October 4, 2010

SUMBER DAYA NABATI 6


Temu Hitam Curcuma aeruginosa Roxb

Selasih Sweet basil Ocimum basilicum L.
Selasihan Cinnamomum partenoxylon (Jack.) Meissn
Seledri celery Apium graveolens L.
Seligi Phyllanthus buxifolius Muell.Arg
Semanggi Gunung Oxalis corniculata Linn


Semanggi, semanggen, paku tapak itik Marsilea crenata Presl
Semboja Jepang Euphorbia plumerioides Teysm.Ex Hassk
Sembung Blumea balsamifera [L.] DC.
Sembung Kuwuk, rumput cuplikan Blumea lacera Dc
Sena Cassia angustifolia Vahl.
Senggang Itik Amaranthus lividus L.
Senggugu, srigugu, singgugu, buangkudu Clerodendron serratum (L.) Spr.
Sente Taro Alocasia macrorrhiza Schott
Senting Cassia laevigata Willd
Serdang, palem serdang Footstool palm Livistona rotundifolia

Pohon serut
Serut Streblus asper Lour
Sesawi Hitam, mustar hitam Black mustard Brassica nigra (L.) W.D.J. Koch SinonimSinapis nigra L.
Siantan Ixora stricta Roxb.
Sidagori Cuban jute Sida rhombifolia L.
Siklok Agave attenuata
Simpur Pilipina Philippines simpoh Dillenia philippinensis Rolfe
Simpur, sempur (Sunda), junti (Jawa), porogum Chulta, Elephant apple, Hondapara tree, Indian simpoh Dillenia indica L.

Singkong Karet Manihot glaziovii M.A.
Singkong, Ketela pohon, ubi kayu, [pohung, kasbi, sepe, boled, budin (Jawa)], sampeu (Sunda), kaspe (Papua) Cassava, tapioca plant Manihot esculenta Crantz SinonimManihot utilissima Pohl.
Sintok Cinnamomum sintok Bl.
Sinyo Nakal Sapphire Showers Duranta repens Auct.Non Jacq
Siprus Cyperus papyrus


Sirih Piper betle L.
Sirih Hias Peperomia sanderii
Sirih Hutan Piper caducibracteum C.DC
Sirih Merah Piper crocatum Ruiz & Pav.
Sirsak, nangka sabrang, nangka walanda Soursop Annona muricata L.
Soka Burning Love, Jungle flame Ixora coccinea L.
Som Jawa, ginseng jawa Talinum paniculatum Jacq Gaertn
Sosongkokan Rhoeo discolor
Sri Gading Cornstalk plant Dracaena fragrans var. massangeana

Sri Pagi morning glory, railway creeper Ipomoea cairica (L.) Sweet
Sri Rejeki Dieffenbachia seguine (Jacq.) Schott
Srikaya, sirkaya, sarikaya, atis Sugar Apple Annona squamosa L.
Srikonta Acacia arnesiana (L) Willd
Stepanot Ungu, mansoa Garlic vine, garlic creeper Pseudocalymma alliaceum (Lam.) Sandwith
Stroberi, strawberry garden strawberry Fragaria x ananassa


Suji Pleomele angustifolia N.E.Brown
Sukun breadfruit Artocarpus communis Forst
Supit Udang Parrot flower, parrot's beak Heliconia psittacorum L.
Suruhan Peperomia pellucida (L.) H.B.K
Susudu, sesuru, sudu-sudu Malayan splurge, milk bush Euphorbia antiquarum L.
Suweg Elephant foot yam Amorphophallus campanulatus Bl

Tabat Barito Ficus deltoidea Jack
Tagetes Patula French Marigold Tagetes patula Juss
Tahi Ayam, tembelekan, telekan lantana, shrub verbena Lantana camara L.
Taiwan Beauty Cuphea hyssopifolia H.B.K

Tali Putri Cassytha filiformis L.
Tampir Kidang Antidesma tomentosum Blume
Tanjung Spanish Cherry Mimusops elengi L.
Tapak Dara, rutu-rutu, kembang serdadu Madagascar periwinkle, rose periwinkle Catharanthus roseus (L.) G. Don SinonimVinca rosea L.
Tapak Kuda, batata pantai (Manado), katang-katang (Bali), lalere (Bugis) beach morning glory Ipomoea pes-caprae (L) Sweet

Tapak Liman Elephantopus scaber L.
Tatampayan Besar Ipomoea tuba (Schlecht.) G. Don
Tatarompetan Ipomoea trifida (H. B. K.) G. Don
Tebu Sugarcane, sugar cane Saccharum officinarum L.
Teh Tea Camellia sinensis (L.)O.K
Teh-tehan Acalypha siamensis Oliv. ex Gage

Teh-tehan Merah Acalypha microphylla L.
Tekawai Durio lowianus Scort. ex King
Tekelan, kirinyuh Jack in the bush Chromolaena odorata (L.) King & H.E. Robins
Teki nut grass Cyperus rotundus L.
Tembakau Nicotiana tabacuwi L.
Tembakau, mbako (Jawa), bako (Sunda) Tobacco Nicotiana tabacum L.

Tempuyung sow thistle Sonchus arvensis L.
Temu Giring Curcuma heyneana Val. & V
Temu Hitam Curcuma aeruginosa Roxb.
Temu Lawak, temulawak Curcuma xanthorrhiza Roxb.
Temu Putih Setwall, white turmeric Curcuma zedoaria (Berg.) Roscoe
Temu Putri Curcuma petiola Roxb.
Teratai Nymphaea nouchali Brum F
Teratai Kecil Nymphaea lotus

Teratai Merah red water lily Nymphaea rubra
Teratai Putih Nymphaea alba L.
Teratai Raksasa Victoria Amazonica Sowerby
Terubuk, tobu bunga, turubuk (Sunda), tebu endog (Jawa), delowako Saccharum edule Hassk
Terubuk, tobu bunga, turubuk (Sunda), tebu endog (Jawa), delowako Saccharum edule Hassk

Terung Belanda, terong belanda, terong madras Tree Tomato, tamarillo Cyphomandra betacea Sendtn
Terung Dayak, terong dayak, terong asam Hairy-fruited eggplant Solanum ferox L.
Terung Ngor, terong ngor White Sparrow Solanum indicum L.
Terung Pipit, terong pipit, rimbang, cepokak, pokak (Jawa), takokak (Sunda) Solanum torvum Swartz
Terung Siam, terong siam Solanum sanitwongsei L.
Terung Susu, terong susu Zombi Apple Solanum mammosum L.
Terung Teter, terong teter Solanum verbacifolium Set.W

Terung, terong Eggplant, aubergine, brinjal Solanum melongena L.
Thunbergia Alata black-eyed Susan vine Thunbergia alata Bojer ex Sims
Tikel Balung Vitis quandrangularis Wall.
Tomat Tomato, garden tomato Solanum lycopersicum L.
Trengguli Cassia fistula L.
Tricolor Tricolor dracaena, red-margined dracaena Dracaena marginata var. tricolor

Turi Sesban tree Sesbania grandiflora Pers

Ubi Jalar, ketela, ketela rambat, telo rambat (Jawa), patatas (Papua), mantang (Sunda) Sweet potato Ipomoea batatas Poir
Ubi Kelapa, uwi (Jawa), huwi (Sunda) Water yam, white yam Dioscorea alata L.
Umyung, Daun beludru Gynura aurantiaca O C

Urang Aring, goman, kremak janten Eclipta alba Hassk. SinonimEclipta prostrata (L.) L.
Uyah-uyahan Ficus quersifolia Roxb

Violces African Violet Saintpaulia ionantha Wendl.

Wangkal, weru, kihiyang Tall albizia Albizia procera (Roxb.) Benth
Wartel Acacia decurrens Willd.
Waru Gombong Hibiscus similis Bl
Waru Gunung, tisuk (Sunda) largeleaf rosemallow Hibiscus macrophyllus Roxb. ex Hornem
Waru Landak Hibiscus mutabilis L.
Waru Lengis sea hibiscus, mahoe Hibiscus tiliaceus L.
Widosari Ipomoea digitata L.

Wijaya Kusuma, wijayakusuma, ratu malam Queen of the night, orchid cacti, ric rac cactus, moon cactus Epiphyllum oxypetalum
Wijen Sesame Sesamum indicum L.
Wild Radish jointed charlock Raphanus raphanistrum L.

Wora-wari Gantung Hibiscus schizopetalus (Mast.)Hook.F
Wortel Carrot Daucus carota L.

Yellow Saraca Yellow saraca Saraca thaipingensis Cantley ex Prain
Yute Jawa Kenaf Hibiscus cannabinus L.

Zebrina, rumput belang Wandering jew, zebrina Zebrina pendula Schnizl SinonimTradescantia zebrina Hort ex Bosse

SUMBER DAYA NABATI 4


Keji Beling (Indonesia), Strobilanthes crispus BI (latin)


Kedawung, peundeuy (Sunda) Sataw Parkia javanica (Lam.) Merr. SinonimParkia roxburghii G. Don.Parkia timoriana (DC.) Merr.
Kedinding Albizia leppecioides
Kedondong, kadongdong (Sunda) Ambarella, golden apple, otaheite apple Spondias dulcis Forst.
Kedongdong Laut Nothopanax fruticosum Miq
Keji Beling Strobilanthes crispus Bl
Kelapa, nyiur, kalapa (Snd), krambil (Jw), Coconut Cocos nucifera L.
Keledang Artocarpus lancifolius Roxb.
Kelor, limaran (Jawa) Moringa, ben-oil tree, clarifier tree, drumstick tree Moringa oleifera Lam
Kemang, binjai Mangifera caesia Jack. ex Wall.


Kemangi, surawung (Sunda), lampes Holy basil Ocimum sanctum L.
Kembang Anting-anting Honeysuckle Fuchsia Fuchsia speciosa Hort
Kembang Kecrutan, Kiengsrot (Sunda) African tulip tree Spathodea campanulata Beauv.
Kembang Kecrutan, Kiengsrot (Sunda) African tulip tree Spathodea campanulata Beauv.
Kembang Kertas, Kembang ratna Zinnia Zinnia elegans Jacq.
Kembang Kuning, kasia emas Cassia surattensis Burm,F
Kembang Merak, merakan (Jawa), patra kembala (Sunda), perak kegel (Madura), bunga kacang (Manado) peacock flower Caesalpinia pulcherrima (L.) Swartz
Kembang Rekisi Canarium asperum Benth.
Kembang Sepatu Hibiscus rosa-sinensis L.
Kembang Sungsang Glory lily Gloriosa superba
Kembang Telang Butterfly pea Clitoria ternatea L.
Kembang Telang Butterfly pea Clitoria ternatea L.
Kemekes Piper caninum Bl.
Kemiri, kemling (Lampung), muncang (Snd) Candlenut, candleberry Aleurites moluccana (L.) Willd
Kemukus Cubeb pepper Piper cubeba L.F


Kemuning, kamuning (Sunda), sukik Orange jessamine Murraya paniculata L. Jack SinonimChalcas exotica (L.) MillspChalcas paniculata L.Murraya exotica L.
Kenanga, jelaprang Ylang-ylang Cananga odorata (Lamk.) Hook. SinonimCanangium odoratum (Lamk.) Hook.
Kenari Ambon Canarium amboinense Hoch.
Kenari Babi Kenari BabiCanarium decumanum Gaerth.
Kenari Jawa Java almond Canarium commune L.
Kencur Hutan Green ripple peacock ginger Kaempferia elegans (Wall.) Baker



Kencur, cikur (Snd) Kaempferia galanga L.
Kendayaan Bauhinia malabarica
Kengkeng Acacia rugata (L.) Merr.
Kenikir, curing Cosmos caudatus Kunth.
Kentang Potato, white potato Solanum tuberosum L.
Kentang Jawa Coleus tuberosus Benth
Kepuh Java Olive Sterculia foetida L.
Kersen, talok (Jawa), keres Jamaica Cherry Muntingia calabura L.
Kesumba, sumba keling (Jawa), galinggem (Sunda) taluka (Ambon), parada (Bugis) Lipstick Tree Bixa orellana L.
Terminalia cattapa L, Ketapang

Ketapang Brazil, biola cantik Fiddleleaf fig Ficus lyrata Warb. SinonimFicus pandurata Sander
Ketepeng Cina, ketepeng kebo Cassia alata L. SinonimSmilax macrocarpa Bl.
Ketepeng Kecil, Galenggang kecil Chinese senna, foetid cassia, Java bean, low senna, peanut weed Cassia tora L.
Ketuma Giant Rambutan Nephelium cuspidatum Bl.
Ki Ciat Ficus grossularioides Burm. F.
Kiapu, ki apung, ki apu, kayu apu, kayu apung Nile cabbage, water lettuce Pistia stratiotes L.
Kibima Podocarpus blumei Endl.
Kigelia Sausage tree Kigelia africana (Lam.) Benth.
Kihujan Quickstick Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth
Kikisa, sosa Cyperus javanicus Houtt.
Kilalayu Erioglossum rubiginosum
Kimalaka, kemloko Myrobalan Phyllanthus emblica L.
Kiputri, kayu cina Podocarpus neriifolius D. Don
Kiputri, kayu cina Podocarpus neriifolius D. Don
Kiseureuh, seuseureuhan (Sunda) Spiked pepper Piper aduncum L. SinonimPiper angustifolium Piper celtidifolium Piper elongatum
Kiwi Golden Kiwi Fruit Actinidia chinensis
Klempatak, pradong Artocarpus fulvicortex Jarret

Kluwih, sumber polifenol

Kluwih, keluwih, kulur (Sunda) Seeded breadfruit Artocarpus camansi (Park.) Fsb
Kol Banda Pisonia alba
Kol Rabi Brassica napus L.
Kol Rabi, kol bunting Brassica caulorapa (DC.) Pasq. SinonimBrassica oleracea
Kolesom Talinum racemosum R.
Kongea Shower orchid Congea tomentosa Roxb.
Konyal, markisah konyal Passiflora ligularis A.Juss.
Kopi Coffea robusta Lindl.Ex De Will
Kopi arabian coffee Coffea arabica L.
Kopi Anjing Cynometra ramiflora L.
Kopo Syzygium cymosum (Lam.) DC. SinonimEugenia cymosa Lam.
Koroyot, tarutung, durian daun, durian rimba Kerantongan Durio oxleyanus Griff.
Kremah, daun kremak, [kremi, kremo, matean (Jawa)], tolod (Sunda) sessile joyweed Alternanthera sessilis (L.) R. Br. ex D
Kremi Portulaca quadrifida L.
Krokot Cina Euphorbia prostata W.Ait
Krokot Cina Euphorbia prostata W.Ait
Kubis, kol head cabbage, wild cabbage Brassica oleracea var. capitata L.
Kucai Allium odorum L.
Kucai Jepang Japanese sedge, morrow's sedge Carex morrowii
Kucing-kucingan Indian copperleaf Acalypha indica L.
Kumis Kucing, kumis ucing, remujung (Jawa) Java tea Orthosiphon stamineus Benth. SinonimOrthosiphon aristatus (Blume).
kumis kucing

Kunci Pepet Kaempferia angustifolia Rosc
Kunir Putih Kaempferia rotunda L.
Kunyit SinonimCurcuma domestica Val. Curcuma longa L.
Kunyit Mangga Curcuma mangga Val

Kunyit
Kunyit Merah Wine red plume, hidden ginger Curcuma rubescens Roxb.
Kuping Gajah Anthurium crystallinum Lindl.
Kuping Gajah Flamingo lily Anthurium andreanum var. album Linden
Kurma date palm Phoenix dactylifera L.
Kusu-kusu Sorghum nitidum var. (Vahl) Pers.
Kuweni, pakel (Jw), bembem, beeni (Madura) Kuwini, Kuini Mangifera odorata
Labu Kuning, labu merah, labu parang Butternut squash Cucurbita moschata Durch
Labu Manis Winter squash Cucurbita maxima Duchesne
Labu Manis, waluh Pumpkin Cucurbita pepo
Labu Siam, gondes, jipang, manisah, welok pipinola, chayote Sechium edule (Jacq.) Sw.
Lada, merica, mrico, pedes Black/White Pepper Piper nigrum L.
Laja Gowah Alpinia malaccensis (Burm.F.) Roxb
Landep, daun madu Barleria prionitis L.
Landik Barleria lupulina Lindl.
Langkap Arenga obtusifolia Merr.
Lasiandra Princess-flower, glory bush, lasiandra Tibouchina semidecandra Cogn.
Lempuyang Gajah Zingiber zerumbet Linn
Lempuyang Pahit Zingiber americana Bl
Lempuyang Wangi Zingiber aromaticum Val
Lengkuas Alpinia galanga (L.) Sw. SinonimLanguas galanga (L.) Stuntz
Lengkuas Merah red ginger Alpinia purpurata (Vieill.) K. Sch
Lidah Buaya Aloe Aloe ferox Miller
Lidah Buaya Aloe, Medicinal aloe Aloe vera L.
Lidah Mertua, sansevieria Sansevieria, snake plant, mother-in-law´s tongue Sansevieria trifasciata Prain.
Lili Paris Spider plant Chlorophytum comosum var. vittatum (Thunb.) Baker
Lobak Raphanus sativus var. hortensis L.
Lokwat Loquat Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl.
Lontar, siwalan Wine Palm Borassus flabellifer
Luwingan Ficus hispida L.


Mahkota Dewa, simalakama Phaleria macrocarpa (Scheff) Boerl. SinonimPhaleria papuana
Mahkota Duri, pakis giwang, Crown-of-thorns Euphorbia milii Ch.Des Moulins
Mahoni West Indian mahogany Swietenia mahagoni (L.) Jacq.
Mahoni Honduras Honduras Mahogany Swietenia macrophylla King.
Majapahit, berenuk, berunuk calabash tree Crescentia cujete L.
Mangga Mangifera indica L.
Mangga Kasturi, mangga kalimantan Mangifera casturi Kosterm
Manggis Mangosteen Garcinia mangostana L.
Manggis Liar Seashore mangosteen Garcinia hombroniana Pierre
Mangkokan, cowekan Nothopanax scutellarium Merr.
Manis Jangan Cinnamomum verum J.S. Presl.
Manja Themeda gigantea
Manoa, menuwo Annona cherimola Mill.
Manung, manung (Amungme) Podocarpus brassii Pilger
Marakun, marakun (Amungme) Plantago aundensis van Royan
Markisah Besar Giant Granadilla Passiflora quadrangularis L.
Markisah, buah negeri, pasi Passion fruit Passiflora edulis Sims
Masoyi Cinnamomum massoia Schewc.
Matoa Fijian Longan Pometia pinnata J.R.& G.Forst
Mawar Apel Apple rose Rosa villosa
Mawar Apel Apple rose Rosa villosa
Mawar Venezuela Rose of Venezuela, Scarlet flame bean Brownea grandiceps Jacq.
Melati Arabian jasmine Jasminum sambac (L.) Ait.
Melati
Melati Gambir, poncosudo Star jasmine Jasminum pubescens Willd SinonimJasminum multiflorum (Burrn. f.) Andr